Ketika Ksatria Hilang Dari Muka Bumi

February 25th, 2008 by tikaovermars

Tiba-tiba dunia menjadi gelap

Angin mengombang-ambingkan isi lautan

Ombak berteriak dan berlari berkejar-kejaran menuju daratan

Tanah terbelah bekas naungan akar pohon yang dicabut dari hidupnya

Dan langit akan runtuh dengan gulungan awan kelabu,hanya tinggal menunggu waktu

Sang ksatria menjadi santapan Kala Makara

Oh..sang dewa, mengapa kau lenyapkan dia dari muka bumi ini?

Siapa yang akan menopang cakrawala agar tidak hambruk menghantam bumi?

Lihatlah akibat yang kau timbulkan

Kesuraman sahaja yang bisa ditampakkan

Oh..Betari..ampunilah sang ksatria

Tidak lama lagi bintang-bintang akan jatuh satu persatu ke tanah yang basah oleh air mata kesedihan

Kemudian cakrawala akan hilang dari seberang

Kartika,anakku…bukan waktunya menangisi, bukan ksatria jika membuatmu berurai airmata

Kesalahan dimasa lalunya membuat ia menjadi alunan senandung bagi Batara Yamadipati

Pergilah ke Gunung Meru dan bertapalah disana

Buang semua sifat jahat dunia, bersetubuhlah dengan alam semesta

Kelak kau akan mendapatkan buah dari ketulusanmu

Menjadilah sederhana seperti sifat bumi, anakku

Bumi tidak pernah meminta, tapi ia memberikan semua yang dia punya

Rendah hati kau senantiasa,seperti palung dilautan terdalam

Kartika anakku, kau tidak perlu seorang ksatria untuk menopang langitmu

Kau adalah ksatria dalam dirimu

Gagah senantiasa ketika kau menarik gandewa

Cantik laksana gemintang perona malam

Semua penyokong bangunan kehidupanmu,

adalah kecintaanmu pada kehidupan itu sendiri

Berikutnya Apa?

February 19th, 2008 by tikaovermars

Hidupku tidak harus melulu mengingat masa lalu

Aku yang ada disini, adalah untuk hari ini

Dan hari esok yang aku belum tahu pasti

Tapi aku bisa merancangnya dari tempatku berdiri, saat ini

Kau membuat aku bingung

Apakah tetap aku pelihara apa yang sudah aku punya

Atau aku tinggalkan saja semua mulai detik ini juga

Lagi-lagi kau membuatku menoleh dan mengingat masa yang sudah lewat

Kisah yang hanya akan membuatku mabuk dan tidak mau menganalisa realita

Kau mau kemana?

Mungkin aku memang tidak pantas menanyakannya

Tapi aku sudah menjadi sebuah babak dari drama hidupmu,menurutku

Bukan begitu?

Kalau memang kau putuskan untuk pergi,pergilah

Agar aku tidak tiba-tiba menjadi melo ketika mendengar alunan nada mendayu

Atau selalu mengucap”terima kasih Tuhan,atas cinta yang Kau titipkan pada kami berdua”

Hanya,bagaimana membuat epilog dari sebuah cerita

Dan kemudian aku bisa membuat sketsa baru dihalaman berikutnya

(lieber BN,hmm..apa ya..)

Menyusuri Sinar Matahari

February 19th, 2008 by tikaovermars

Tetap saja berjalan,tika

Jangan berhenti saat ini

Cintamu sudah sepenuh hati

Jangan menyerah

Aku selalu ada disini,tika

Selalu untuk hatimu

Kau bisa merebahkan kalutmu dipelukku

Atau menangis dalam hangat perhatianku

Nikmati saat kau bersamanya

Saat kau jauh darinya

Saat kau benar-benar merasa kau mencintainya

Nikmati tangismu

Nikmati sedihmu

Dan kemudian aku berkata;

Jangan pergi

Dengan siapa aku akan menyusuri sinar matahari pagi jika kau tidak disini

Kepada siapa aku menangis ketika aku harus menghilangkan cintaku dari muka bumi

Tidak ada lagi cerita tentang bintang yang kau curi dan kau letakan dihati

Atau tentang

rosario

berbintang yang tiba-tiba menghilang

Aku perlu kau untuk menapaki hari

untuk melihat sinar dari celah daun

dan menunggu tetes embun jatuh dari pengharapan pagi

(lieber Wp,kalau kamu,jangan pergi L)

Mencari Hiasan Untuk Pohon Terangku

December 2nd, 2007 by tikaovermars

Lampu warna warni sudah menyala

Tapi,

Hanya ada 5 hiasan di dahannya

Ada

Harapan,

Keindahan,

Bahagia,

Senyum,

Dan

Sudah ada Sayang

Tapi belum ada Kepastian

Belum ada Kepercayaan untuk apa yang telah diucapkan

Dan belum tahu Jalan mana yang sudah disediakan

Masih banyak dahan tersisa untuk tempat menaruh segala keinginan

Masih ada waktu untuk menghias pohon terangku,

sebelum natal tiba

Bulan,Angin dan Kehidupan

November 13th, 2007 by tikaovermars

Angin sayup menyapa kembali

Kehidupan tiba-tiba berubah menjadi cerah

Dan Bulan berani menghampiri

Complicated

July 31st, 2007 by tikaovermars

COMPLICATED

KETIKA KITA MEMBUATNYA MENJADI RUMIT

***

Hidup itu indah,

kataku

Kamu menolaknya

Bahkan ketika harus dengan menangis dan merintih sekalipun

hidup itu tetap indah,

kataku

Hidup itu memilih

dan mencoba mengerti

Bukan bersembunyi dibalik kotak persegi,

atau

membuat refleksi yang berbeda

ketika kamu tidak mampu bertahan berdiri didepan cermin realita

Hidupmu tidak kaku

Bahkan ketika kamu meringkuk,

bersembunyi dari semua hal yang ada di luar sana

kotak sabun itu tidak mampu menyembunyikan siku

Kamu tidak pernah kehilangan cinta itu

Cintamu sesungguhnya tidak melulu masa lalu

Walau kau membungkusnya dengan dingin perilaku

Namun ketika panas mencairkan akal sehat

Semua cintamu terkemas hangat

Kau sendiri yang membuatnya menjadi rumit

Kau membuatku menjadi rumit

Namun hidup itu mencoba memahami,

kataku

luqemun

July 31st, 2007 by tikaovermars

LOOK AT THE MOON

MENCARI TITIK KOORDINAT BINTANG

Dia ingin menjadi bulan, katanya

Menjadi satu-satunya

Karena hanya ada 1 pemberi sinar malam

Bulan dikelilingi berjuta bintang indah bertebaran

Bulan sedang mencari titik koordinat sebuah bintang

Dan Hanya sebuah bintang itu yang ia perlu tau keberadaanya

Tapi bulan belum tahu,

Bintang mana yang akan  menemaninya menghias malam

Tapi bulan belum tahu,

Apa memang ada sebuah bintang yang akan menemaninya

Atau tidak akan pernah ada

Bagaimana ia bisa tau

Bulan hanya setia beredar di selubung bumi

Ia bahkan tidak pernah bergeser walaupun seinchi

Bagaimana ia bisa tahu,

Tentang keberadaan sebuah bintang yang bersinar abadi

Ia bahkan tidak pernah menjelajah angkasa malam

Bulan menafikan seberkas sinar yang melintas

Atau ia merasa tidak pantas

Bulan hanya menumpuk mimpi untuk bisa bertemu sebuah bintang yang membersitkan cahaya hati

Ia tidak pernah berusaha untuk keluar dari orbitnya pada bumi

suatu…..

June 18th, 2007 by tikaovermars

suatu
tempat dimana hanya ada

aku dan kau

 

suatu masa
dimana hanya ada

cerita kita

 

suatu asa
dimana hanya ada

impian
untuk merangkum itu semua

 

suatu pertanda
dimana hanya ada

keyakinan
untuk meraihnya

 

aku
membesarkan bijaksana

dengan
rengkuhan seorang sahabat

menjalin
cinta untuk seutas hati yang

akupun
belum bisa menambatkannya

 

namun
setelah malam itu,

 

aku mencoba
berkawan dengan pelukanmu

menikmati satu
jengkal tautan nafasmu

 

memandang
setiap senti

garis wajahmu
dihadapanku

 

semua tercipta
begitu sempurna

 

dan setelah
malam itu,

 

beri aku
keyakinan

untuk bisa
menambatkan jalinan yang telah kubuat,

pada sebuah
hati terakhir,

yang ingin
ku menepi

 

suatu
penantian dimana hanya ada

sebuah
dermaga

 

suatu
ketika, dimana hanya ada,

sebuah
dunia untuk kita

 

 

( lieber BN : harus selalu punya asa dalam
hidup kan :)  )

Inisial

June 7th, 2007 by tikaovermars

kartika nya hilang

bukan lagi redup

kau,

satu dari jutaan anak adam

tahukah kau bahwa kaulah penyebab musnahnya sang cahaya malam

kau sudah merampas indahnya, membuangnya dalam kelam

sekarang bisakah kau menikmati langit yang muram?

tertawalah kau saat ini

atau bahkan tidak peduli

tapi… sudahlah

sekarang, biarkan aku bicara mewakili bintang

mungkin saja aku sedang beredar

sementara menghindar atau mencari benar

untuk memastikan bahwa cahayaku memang untuk memandumu

untuk bertemu dengan Tuhan yang kita yakini akan kembali suatu saat nanti

Antawacana Bintang dan Matahati

May 26th, 2007 by tikaovermars

Gemuruhnya hilang dan kartika redup

Hati, aku tidak sanggup

"Hati, kuharap hari ini bisa berhenti. Jika tidak, setelah malam ini aku hanya akan menjadi anamorfosis angkasa."

Bintang tidak ingin suurya mengganti

Biarkan saja jika ia ditelan mahakala atau kemukus datang dan mencurinya pergi

Biarkan mintakulburuj menjadi penguasa,

dan kinnaras yang menjadi penyelaras

Karena kalpaka pun tidak mampu memberikan cahaya jika suurya telah membiaskanku menjadi nautilus

Kartika sayup

Larut dari laras